JANGAN BERSEDIH,,,,!!
(Jadikan Kegagalan menjadi kisah Indah ketika Sukses)
============================
Memang ketika kita menghadapi sebuah kegagalan, kita mungkin akan sulit
menerima kegagalan tersebut. rasa sedih dan menyalahkan diri sendiri
bukanlah hal yang tepat untuk meratapi kegagalan yang sedang kita
derita. pahit memang tapi kita juga harus memahami bahwa rasa menyesal
tidak akan membuat perasaan kita semakin membaik malah akan semakin
buruk.
Mulailah dan Bangkitlah untuk berubah lagi.
Allah SWT
berfirman : “Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum,
kecuali kaum itu sendiri yang merubah apa-apa yang ada pada diri mereka ”
(QS.13:11).
Dari ayat tersebut Allah SWT memberikan kebebasan dan
ke leluasaan kepada kita untuk menentukan nasib kita sendiri sesuai
dengan norma dan ajaran agama, norma sosial serta norma susila. Karena
sebenarnya kita sendiri-lah yang paling bertanggung jawab atas hidup dan
nasib kita. Bukan karena faktor lingkungan, keadaan, kondisi, ekonomi,
orang lain, orang tua, saudara, takdir, nasib dan lain sebagainya.
Namun
tentunya perjalanan tak seperti membalik Ayam pangang, ibarat kata
pepatah "Berakit rakit ke hulu, berenang ke tepian: Bersakit sakit
dahulu, bersenang kemudian". Seprtinya pepatah ini lahir karena dari
pengalaman hidup beberapa orang yang telah sukses dalam perjalanan
usaha, karirnya.
Kebanyakan kita, sekarang hanya melihat ketika
mereka pada duduk manis di kursi putar, berdasi, bermobil mewah, namun
kita jarang melihat seperti apa mereka sebelumnya dan bagaimana proses
sehingga mereka bisa seperti sekarang ini, apakah proses seperti
membalik ayam yang di panggangan ? atau telah mengalami hal-hal tidak
enak ?, seperti yang di sangkakan pada setiap pemula dalam dunia
usahanya.
Salah satu contoh yang mungkin dapat kita ambil hikmahnya
yaitu “Si Anak Singkong”, Chairul Tanjung begitu julukan nya karena
memang berasal dari desa. Tapi Chairul Tanjung ogah ter kungkung oleh
statusnya sebagai wong ndeso.
Dengan giat dia menjalankan usaha dari
nol. Sebelum sukses seperti sekarang, Chairul sudah berjiwa pengusaha
sejak masih mahasiswa dengan menjual kaus hingga buku fotokopian, pernah
membuka usaha peralatan medis dan laboratorium. Tapi bisnis itu
berujung bangkrut. Tapi dia ogah menyerah, lalu mencoba membuka usaha
ekspor barang, antara lain sepatu. Walhasil, bisa menjadi orang terkaya
di Indonesia lewat perusahaan CT Corp. Kekayaannya saat ini sekitar US$
4,8 miliar atau Rp 68 triliun.
Bill Gates, gak ujuk-ujuk jadi
orang terkaya di dunia. Dia mesti merasakan pahitnya kegagalan untuk
jadi orang sukses seperti sekarang ini. Microsoft, perusahaannya,
berkali-kali gagal. Namun dia berprinsip kegagalan penting untuk
dipelajari, bukan ditutupi. Hasilnya, dia jadi langganan orang terkaya
di dunia versi Forbes tiap tahun.
Ibu "SUSI" juga tak luput dari
jatuh bangun hingga dia seperti sekarang ini, pernah drop out waktu
duduk di bangku SMA. Dia memilih jadi pebisnis. Namun bisnisnya pun gak
selalu berjalan mulus. Ketangguhan dan kemauan untuk belajar dari mana
pun melatarbelakangi kesuksesan seorang Susi Pudjiastuti, diterjang
sunami pangandaran kala itu, berjualan kue, hingga ikan di pelelangan,
hingga berkembang exportir ikan segar ke luar negeri, hingga bisa
memiliki perusahaan penerbangan.
Fantastis bukan,,,,?, dan masih banyak
juga kisah-kisah orang sukses yang terkenal bahkan ada di sekitar kita.
Kita pun bisa seperti mereka ketika kita giat berusaha tanpa putus harapan.
Terima Kasih
#Kalemboade
#fbSapujagad